Berita Terkini

KOPI PARMAS PART 14 : PENTINGNYA PENGAWASAN PARTISIPATIF

Halo, #TemanPemilih! KPU Kabupaten Lembata mengikuti kegiatan KoPi Parmas (Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi dan Partisipasi Masyarakat) Part 14 yang diselenggarakan KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) secara daring dari ruang rapat KPU Kabupaten Lembata pada Rabu, 4 Maret 2026. Hadir dalam kegiatan zoom meeting Plh. Ketua KPU Provinsi NTT, Lodowik Fredrik bersama Komisioner Baharudin Hamzah, Petrus Kanisius Nahak, Plt. Sekretaris dan Melanie Sari Willa Hege, Kasubag Hukum&SDM Bathseba Dapatalu beserta seluruh Komisioner&jajaran Sekretariat KPU Kabupaten/Kota. Dari KPU Lembata hadir Ketua KPU Kabupaten Lembata Hermanus Haron Tadon, Anggota KPU Kabupaten Lembata Paulina Y. B. Tokan, Idris Beda dan Ibrahim Kader, Kasubag Parmas SDM Joenady Wongso serta 2 (dua) staf Parmas SDM. KoPi Parmas kali ini mengangkat tema “Pengawasan Partisipatif sebagai Pilar Kontrol Demokrasi Publik”. Kegiatan ini dimoderatori oleh Plt. Sekretaris KPU Kabupaten Sikka, Semuel Desryanto Sing. Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Anggota KPU Kabupaten Ngada selaku Ketua Divisi Sosdiklih Parmas SDM Saiful Amri M. P. Sila serta Ketua KPU Kabupaten Malaka Yuventus A. Bere. Kegiatan dibuka oleh Plh. Ketua KPU Provinsi NTT Lodowyk Fredrik. Dalam sambutannya Lodowik menghimbau agar seluruh jajaran tetap menjaga integritas sebagai penyelenggara pemilu. Integritas, menurutnya, menjadi pondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu. Point-point yang mengemuka dalam diskusi tersebut adalah bahwa peran KPU sebagai penyelenggara dan lembaga independen wajib menjalankan prinsip-prinsip utama kepemiluan. Dengan pengawasan partisipatif ditekankan pentingnya keterlibatan aktif dalam mengawasi dan mengawal jalannya demokrasi. Hal itu merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat. Demokrasi yang kuat lahir dari partisipasi aktif warga negara. Karena itu, pengawasan partisipatif menjadi salah satu pilar penting dalam memastikan kontrol demokrasi publik berjalan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas. #KPULembata #KPUMelayani #ParmasKPULembata

KPU LEMBATA HADIRI BIMBINGAN TEKNIS KEPROTOKOLAN

Halo, #TemanPemilih! KPU Kabupaten Lembata menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Keprotokolan secara daring dari aula KPU Kabupaten Lembata pada Selasa, 3 Maret 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Lembata Hermanus Haron Tadon, Sekretaris KPU Kabupaten Lembata Konradus Liwu, Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik (KUL) Siti Rahayu Ibrahim Lapaleng dan staf sekretariat. Bertindak sebagai narasumber adalah Sindi Windyawati Dewi dan Bari Muhammad Kurniawan dari KPU RI. Kegiatan dibuka oleh Lodowyk Fredrik, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) KPU Provinsi NTT. Dalam sambutannya ia menyampaikan beberapa pesan untuk semua jajaran sekretariat dalam pelaksanaan praktek keprotokolan agar dapat meningkatkan semangat untuk mengembangkan tugas dan tanggung jawab yang diberikan serta terus berusaha untuk meningkatkan kapasitas pribadi. Sambutan berikutnya datang dari Plt. Sekretaris KPU Provinsi NTT, Melanie Sari Willa Hege, dengan pesan agar bimtek ini dapat dipraktekan dalam berbagai kegiatan yang dilakukan di setiap satker sehingga menjadi satu kesepahaman dan tidak ada kekeliruan dalam sistem keprotokolan dalam pelaksanaan kegiatan. Beberapa materi yang disampaikan adalah teknis keprotokolan dan peningkatan kapasitas keprotokolan yang mencakup tugas MC (Master Ceremonial), keterampilan membawa acara, pedoman keprotokolan, tata urutan acara, penmpatan podium dan bendera negara dalam acara resmi, tata lagu kebangsaan, ketentuan pejabat yang mewakili, hingga tata pakaian bagi petugas protokol. Dalam bimtek ditegaskan bahwa ‘act of service’ dalam keprotokolan adalah amati, perbaiki dan nilai. Penampilan bukanlah yang utama, namun itu adalah yang pertama kali dilihat. Kenyamanan kerja pegawai adalah prioritas utama karena lingkungan kerja yang nyaman dapat meningkatkan produktivitas, kesejahteraan dan retensi karyawan. #KPULembata #KPUMelayani #ParmasKPULembata

KPU Lembata Hadiri Ngabuburit Pengawasan Bawaslu, Tegaskan Sinergi Kawal Demokrasi

KPU Lembata Hadiri Ngabuburit Pengawasan Bawaslu, Tegaskan Sinergi Kawal Demokrasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lembata turut menghadiri kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Lembata pada Senin, 2 Maret 2026, bertempat di Kantor Bawaslu Lembata. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan tersebut menjadi momentum refleksi bersama dalam memperkuat komitmen menjaga proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan. Dalam kesempatan itu, KPU Lembata diwakili oleh Ibrahim Kader selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan. Kehadiran KPU sebagai narasumber menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga penyelenggara pemilu dalam mengawal setiap tahapan maupun non-tahapan kepemiluan. Dalam sambutannya, Ibrahim Kader menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu Lembata yang menjadikan Ramadan sebagai ruang memperkuat nilai keikhlasan, kejujuran, dan empati dalam pengawasan demokrasi. Ia menegaskan bahwa pengawasan bukan hanya berlangsung pada hari pemungutan suara, tetapi juga mencakup seluruh proses yang berjalan secara berkelanjutan. “KPU dan Bawaslu memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. Demokrasi yang berkualitas lahir dari kerja kolaboratif yang profesional dan berintegritas,” ujarnya. Sebagai narasumber, Ibrahim Kader juga memaparkan sejumlah agenda strategis yang sedang dan akan dilaksanakan KPU Lembata, di antaranya terkait penataan daerah pemilihan (dapil) sebagai bagian dari evaluasi representasi politik yang proporsional. Ia menjelaskan bahwa penataan dapil dilakukan dengan memperhatikan prinsip kesetaraan nilai suara, kesinambungan wilayah, serta partisipasi masyarakat dari masing-masing dapil. Selain itu, KPU Lembata juga terus melakukan pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan sebagai bentuk tertib administrasi dan transparansi kelembagaan. Proses ini mencakup pembaruan kepengurusan, keanggotaan, serta pemenuhan persyaratan administratif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam forum tersebut, turut disampaikan mekanisme pergantian antar waktu (PAW) sebagai bagian dari dinamika representasi politik di lembaga legislatif. KPU Lembata memastikan bahwa setiap proses PAW dilaksanakan sesuai regulasi, melalui verifikasi administrasi dan penetapan berdasarkan peringkat perolehan suara sah calon legislatif pada pemilu terakhir.

Turut Berduka Cita atas Wafatnya H. Try Sutrisno Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia

Halo, #TemanPemilih! Segenap Keluarga Besar KPU Kabupaten Lembata mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia. Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik yang telah memberikan pengabdian besar bagi negara. Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. #WapresRI #DoaUntukBangsa #KPUMelayani #KPULembata

Selamat Ulang Tahun kepada Bapak Idham Holik

Halo, #TemanPemilih! Segenap Keluarga Besar KPU Kabupaten Lembata mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Bapak IDHAM HOLIK, Anggota KPU Republik Indonesia  Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, umur panjang, kebijaksanaan, serta kekuatan lahir dan batin dalam setiap langkah kepemimpinan. Kiranya setiap keputusan yang diambil membawa keberkahan, kemajuan, dan kebaikan bagi masyarakat serta institusi yang dipimpin.  Aamiin...... Teruslah menjadi inspirasi dalam memperkuat demokrasi dan menjaga integritas penyelenggaraan Pemilu di Indonesia  #KPUMelayani #KPURepublikIndonesia #KPULembata

SEDAP RAMADHAN : KPU LEMBATA AJAK PEMUDA JADI AGEN PERUBAHAN

Halo, #TemanPemilih! KPU Kabupaten Lembata hadir menyapa warga dalam suasana hangat bulan suci Ramadhan 1447 H di Masjid Raudhatul Mustaqim, Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape pada Sabtu, 28 Februari 2026. Safari Demokrasi yang dilakukan KPU Kabupaten Lembata ini bertajuk "Sedap Ramadhan 1447 H: Safari Demokrasi Partisipatif". Hadir sebagai narasumber Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Lembata, Ibrahim Kader, Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Lembata, Paulina Y. B. Tokan bersama 4 (empat) orang staf. Hadir pula tokoh pemuda dan pemerhati demokrasi Desa Kolipadan, Rifky Balakaming dan masyarakat Desa Kolipadan. Dalam pemaparannya, Ibrahim menekankan bahwa meskipun saat ini sedang berada di masa non-tahapan, KPU Kabupaten Lembata tetap berkomitmen memberikan edukasi politik. Bulan Ramadhan disebut pula dengan Syahru at-Tarbiyyah atau bulan Pendidikan. Menurutnya ketika berpuasa maka seseorang akan dididik dan dilatih berbagai hal, diantaranya adalah pendidikan kedisiplinan pada waktu berbuka, disiplin pada waktu makan sahur, disiplin menaati aturan atau ketentuan-ketentuan lain agar tidak membatalkan puasa. Sebagai contoh adalah disiplin pada saat berbuka dimana walaupun kurang satu detik, namun apabila belum masuk waktu sholat maghrib maka belum boleh berbuka. Begitu pula pada saat sahur, walau makanan tersedia banyak di piring namun jika waktu sahur sudah habis maka wajib kita makan sahur. Inilah yang disebut sebagai pendidikan dan latihan dalam kedisiplinan. "Membangun karakter generasi muda adalah kunci. Terutama kejujuran dan disiplin serta rasa empati dan saling menghargai. Jangan mudah tergiur dengan  politik uang, kita harus punya rasa peduli dan saling menghargai dalam perbedaan pilihan. Pemuda Muslim harus menjadi  corong informasi yang cerdas dalam menyaring berita di media sosial," tegas Ibrahim. Ia menambahkan bahwa demokrasi tidak harus diwujudkan dengan masuk ke partai politik. Demokrasi dimulai dari hal-hal kecil di keluarga, seperti berani menentukan pilihan secara bertanggung jawab, hingga aktif berkontribusi dalam organisasi kepemudaan demi kemajuan desa. Senada dengan Ibrahim, Paulina juga mengajak para pemuda untuk memperkuat literasi membaca. Ditengah banjir informasi, Paulina menekankan pentingnya verifikasi berita agar masyarakat, khususnya pemilih pemula, tidak mudah termakan berita bohong yang dapat memecah belah persatuan. Remaja Muslim harus menjadi garda terdepan dalam memfilter berbagai informasi terutama  informasi terkait demokrasi dan kepemiluan. Diskusi menjadi lebih dinamis ketika tokoh pemuda setempat, Rifky Balamaking, memaparkan potret nyata di lapangan. Ia menyoroti fenomena politik kepentingan di desa yang kerap memposisikan penyelenggara pemilu seperti PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) sebagai pihak yang disalahkan. Rifky juga mengkritisi teknis kampanye yang seringkali terpusat dan kurang merata, serta mencatat adanya kendala kepercayaan diri di kalangan pemuda desa untuk terlibat sebagai penyelenggara pemilu. "Kami mengharapkan adanya perbaikan dalam proses rekrutmen dan teknis di lapangan agar lebih baik dan inklusif," ujar Rifky. Sesi tanya jawab menghadirkan suara kritis dari Fajrul, perwakilan pemuda Desa Kolipadan. Ia berbagi keresahan mengenai nepotisme dalam keluarga dan maraknya politik uang yang membuat pemuda seringkali hanya menjadi penonton dalam pesta demokrasi. Fajrul menambahkan bahwa, dalam menentukan pilihan, pemilih Pemula lebih cenderung mengikuti arah pilihan orang tua. Menanggapi hal tersebut, Ibrahim dan Paulina memberikan dorongan kuat agar masyarakat berani melapor dan menjaga integritas. Mereka menegaskan bahwa niat dan kemandirian adalah kunci. Pemuda harus berani memilih berdasarkan hati nurani, bukan karena tekanan atau imbalan. Acara ditutup dengan buka bersama dan motivasi bagi para pemuda di Masjid Raudhatul Mustaqim untuk tidak lagi menjadi penonton. "Jadilah ‘agent of control’ dan ‘agent of change’ bagi lingkungan sekitar," tutup Ibrahim. #KPULembata #KPUMelayani #ParmasKPULembata