SEDAP RAMADHAN PART III : NILAI RAMADHAN DAN ETOS KERJA
Halo, #TemanPemilih!
Keluarga besar KPU Kabupaten Lembata menggelar buka puasa bersama yang dibalut dalam program Sedap Ramadhan dengan tema “Membangun Etos Kerja dari Nilai-Nilai Ramadhan”. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat KPU Kabupaten Lembata pada Jumat, 6 Maret 2026. Hadir sebagai narasumber Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Lembata, Ibrahim Kader. Hadir pula Komisioner KPU Kabupaten Lembata Hermanus Haron Tadon, Idris Beda, Petrus Paulus Juang dan Paulina Y. B. Tokan, para Kasubag serta seluruh staf. Tak lupa pula kerabat keluarga besar KPU Kabupaten Lembata juga turut hadir dalam acara.
Kegiatan dibuka oleh Feri Iskandar Nur Hidayat selaku MC (Master of Ceremony) dengan menyapa para tamu yang hadir dan membacakan susunan acara mulai dari Laporan Panitia, Sambutan Ketua KPU Kabupaten Lembata hingga Tausiyah. Kasubag Parmas dan SDM, Joenady Wongso, menyampaikan laporan panitia dalam kesempatan pertama. Ia menekankan bahwa momentum puasa tidak hanya menjadi ibadah personal, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki sikap, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat berbagi di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Ketua KPU Kabupaten Lembata, Hermanus Haron Tadon, memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menyampaikan bahwa hari Jumat ini, selain rekan-rekan Muslim, ada pula umat Katolik yang juga berpuasa dan berpantang. “Sekarang hari Jumat, yang Katolik juga berpuasa. Ibu Ina (Komisioner - Paulina Y. B. Tokan) juga berpuasa, tidak makan daging,” ucapnya yang disambut dengan tawa seluruh peserta yang hadir. Ia juga mengucapkan selamat menjalankan puasa untuk rekan-rekan semua. “Semoga di bulan Ramadhan ini bisa membawa keberkahan untuk kita, pasti akan ada kemenangan di hari yang Fitri nanti,” ujarnya.
Kegiatan selanjutnya adalah tausiyah dari Anggota KPU Kabupaten Lembata, Ibrahim Kader. Ia memaparkan bahwa Ramadhan adalah bulan spiritual, dimana baik Islam maupun Katolik menjalankan ibadah puasa bersama. “Puasa ini bukan hanya sebatas menahan lapar dan haus dari fajar sampai senja, atau yang Katolik mengurangi porsi makan daging. Puasa memiliki nilai sendiri, ada nilai kepedulian, empati dan tanggung jawab. Itu juga bagian dari etos kerja,” paparnya. Ia juga menjelaskan bahwa setiap ibadah akan ada dampaknya, baik untuk sendiri maupun juga untuk lingkungan sosial. “Tingkatkan empati kepada sesama dalam dunia kerja. Kita mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, untuk NIP (Nomor Induk Pegawai) yang sudah kita terima. Jangan sampai kita tidak menjaga apa yang sudah diberikan Allah lewat KPU RI sampai di KPU Kabupaten Lembata ini. Azab Allah itu nyata bagi kita yang mengkhianati rahmat yang sudah diberikan, termasuk nikmat kesehatan dan usia. Tetap syukuri itu, jangan sampai nikmat tersebut diambil kembali oleh Allah,” tutupnya. Kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama dengan doa yang dipimpin oleh Kasubag Parmas dan SDM KPU Kabupaten Lembata, Joenady Wongso.
#KPULembata
#KPUMelayani
#ParmasKPULembata