JEJAK DEMOKRASI Jelajah Edukasi dan Literasi Sejarah Demokrasi

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional

Halo, TemanPemilih! Belajar yuk!!!


Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei untuk mengenang lahirnya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908. Organisasi ini didirikan oleh para pelajar School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) di Batavia yang dipelopori oleh Dr. Soetomo dan didukung oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Lahirnya Budi Utomo menjadi awal munculnya kesadaran nasional bangsa Indonesia untuk bersatu melawan penjajahan. Sebelum masa itu, perjuangan rakyat masih bersifat kedaerahan dan dilakukan secara terpisah. Kehadiran organisasi modern seperti Budi Utomo menumbuhkan semangat persatuan, pendidikan, dan perjuangan bersama demi kemerdekaan bangsa.

Pada masa awal berdirinya, Budi Utomo bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan. Organisasi ini bertujuan meningkatkan martabat rakyat pribumi melalui pendidikan dan kemajuan pengetahuan. Dari sinilah semangat nasionalisme mulai tumbuh dan berkembang ke berbagai daerah di Indonesia.

Pemerintah Indonesia kemudian menetapkan tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional melalui keputusan Presiden Soekarno pada tahun 1948. Peringatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat persatuan, nasionalisme, dan perjuangan bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan.

Berbagai instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga kalangan pemuda menggelar upacara dan kegiatan refleksi kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya semangat kebangkitan nasional. Tema peringatan tahun ini menekankan pentingnya persatuan, inovasi, dan semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan global di era digital.

Makna Hari Kebangkitan Nasional bagi masyarakat Indonesia adalah:

  • Menumbuhkan rasa cinta tanah air.
  • Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Menghargai perjuangan para pahlawan.
  • Mendorong generasi muda untuk terus berkarya dan membangun bangsa.
  • Menanamkan semangat gotong royong dan nasionalisme.

Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa dapat dicapai melalui persatuan, pendidikan, dan semangat perjuangan bersama.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026. Mari bangkit bersama membangun Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air harus terus menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan zaman. Bangkit untuk Indonesia Emas!”

#KPULembata
#KPUMelayani
#ParmasKPULembata

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 122 kali
🔊 Putar Suara