PEMILIH PEMULA DAN GENERASI DIGITAL DALAM KOPI PARMAS PART 12
Halo, #TemanPemilih!
KPU Kabupaten Lembata mengikuti kegiatan KoPi Parmas (Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi dan Partisipasi Masyarakat) Part 12 yang diselenggarakan KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) secara daring dari aula KPU Kabupaten Lembata pada Kamis, 19 Februari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Lembata, Hermanus Haron Tadon bersama dengan Anggota KPU Kabupaten Lembata Paulina Y. B. Tokan dan Ibrahim Kader. Turut hadir pula Sekretaris KPU Kabupaten Lembata, Konradus Liwu bersama dengan staf Parmas SDM. Pada tempat yang berbeda, turut hadir Anggota KPU Kabupaten Lembata, Petrus Paulus Juang, yang pada kesempatan ini menjadi narasumber dan didampingi oleh Kasubag Parmas SDM KPU Kabupaten Lembata, Joenady Wongso dan staf.
KoPi Parmas Part 12 mengangkat tema “Perilaku Pemilih Pemula dalam Konteks Sosial Kekinian” dengan moderator Kasubag Hukum dan SDM KPU Kabupaten Sumba Tengah, Prasasti Padmasari. Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Anggota KPU Kabupaten Lembata selaku Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Petrus Paulus Juang serta Anggota KPU Kabupaten Manggarai Timur selaku Ketua Divisi Sosdiklih Parmas SDM Abdul Haris. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna yang didampingi Anggota KPU Provinsi NTT Baharudin Hamzah, Lodowyk Fredrik dan Elyaser Lomi Rihi. Dalam sambutannya, Jemris menegaskan pentingnya masukan konstruktif guna memperkaya pengetahuan tentang demokrasi, khususnya terkait pola perilaku pemilih pemula di era media sosial.
Kedua narasumber menyoroti perilaku pemilih pemula saat ini yang tampaknya sangat dipengaruhi oleh perkembangan media sosial, proses kognitif individu, serta lingkungan sosial yang membentuk cara pandang politik generasi muda. Menurut keduanya, pemilih pemula tidak hanya menjadi objek sosialisasi, tetapi juga subjek aktif dalam membentuk opini publik melalui ruang digital. Oleh karena itu, strategi pendidikan pemilih harus adaptif, kreatif, dan berbasis pada pendekatan yang relevan dengan karakter generasi digital. Perilaku pemilih pemula dalam konteks kekinian sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, media sosial, dan dinamika isu publik. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan dalam pendidikan pemilih, khususnya bagi generasi muda, agar mereka mampu menyaring informasi secara bijak, tidak mudah terpengaruh hoax, serta memiliki kesadaran politik yang cerdas dan bertanggung jawab.
#KPULembata
#KPUMelayani
#ParmasKPULembata